Hidup bukan sekedar kata,itu mengilhami dan menginspirasi semua orang

“Sekolah kami diibaratkan seperti Lokomotif Kereta api, Gerbong Masinisnya melesat Maju di depan Namun Gerbong Belakangnya tertinggal Jauh”

 

Ungkapan ini benar adanya, saya merasakan itu sama seperti guru-guru lain yang mengajar disekolah alcent. dalam seminggu kami bisa rapat konsolidasi untuk menyampaikan ide, masalah dan tentu saja program teknologi baru di sekolah. seperti ungkapan pak Sonny di sela-sela rapatnya berkata “Sekolah kami diibaratkan seperti Lokomotif Kereta api, Gerbong Masinisnya melesat Maju di depan Namun Gerbong Belakangnya tertinggal Jauh”. sebagai ketua yayasan pak Sonny sangat memperhatikan guru-gurunya untuk lebih melek teknologi dan  mempersiapkan pelajaran lebih baik, di follow dan diamati setiap minggu, apalagi permasalahan abk (anak berkebutuhan khusus) sangat perlu ditangani serius, sekali lagi ‘penghargaan’ pada guru sangat diperhatikan.

keunggulan sekolah alcent dari kebanyakan sekolah lain, orang tua bisa memantau dari jauh tanpa perlu khawatir keadaan anaknya betapa tidak, tiap hari pas sampai sekolah sang anak harus absen digital dengan Finger frint yang terhubung datanya ke website absen siswa tiap harinya, saat pulang dan pergi orangtua akan mendapatkan info sms dari server, bahwa anak tersebut telah datang ke sekolah, pukul, tanggal nya. Orang tua juga mendapat akses PIN pada web untuk melihat absen, nilai raport online yang di update tiap hari bahkan nilai Uas hari sebelumnya bisa di cek langsung besoknya karena penilaiannya sudah komputerisasi standar untuk UN. Orang tua juga punya kebebasan akses untuk melihat suasana kelas dan sekolah dengan bantuan CCTV di tiap sudut ruangan sehingga Orang tua bisa tau keadaan anaknya belajar, bahkan saat pelajaran berlangsung. ini mungkin lebih ke transparansi antara sekolah dan orang tua.

fasilitas biasa lain setiap ruangan ber-aC, dengan  SmartTV 29 inch, speaker, kipas angin, WIFI, ruangan kelas di isi maksimal 25 orang saja.jadi semua pembelajaran bersifat multimedia, karena anak kelas X pun hampir semua menggunakan Galaxy Tab touchscreen untuk pembelajaran efektif yg harus juga diinstal DLS (Digital Learning SYstem) berguna untuk pelajaran efektif dan persiapan SNMPTN lebih dini,memorynya besar sekita 50GB. tentu saja yang bikinnya bukan saya, tapi ketua yayasannya dan tak disebar ke sembarang sekolah. hingga detik ini saya bingung dengan sistem sekolah ini yang sangat canggih dan baru tahu setelah saya masuk sekolah ini sebagai pengajar. Bahkan sekolah ini masuk 10 besar lulusannya masuk ITB di Indonesia.entah kenapa mungkin siswa-siswa disini dituntut untuk Study oriented yang harus masuk sekolah 06.30 WIB tiap harinya!

Bahkan ketika saya berdiskusi dengan BINUS University yang sistem teknologinya juga canggih, di Indonesia kalau di banding dengan sekolah ini masih kalah jauh..”

Jadi, apa yang anda Fikir tentang sekolah ini? Kaget? anggap biasa. itu terserah opini anda pembaca, tapi sebagai guru baru saya masih shock teknologi hehe ^_^ . semoga jadi percontohan di sekolah lain di penjuru Indonesia agar lebih mengembangkan science dan teknologi secara beriringan

#Senin lalu,26 November 2012 kami kedatangan Siswa dari Malaysia untuk study banding tentang ilmu pendidikan matematika,Guru kami Pak Son M mendapat penghargaan guru Olimpiade Matematika Internasional.

 

Sungguh bersyukur, saya punya kesempatan belajar sistem disini

sesuai mimpi saya, doa saya  lebih dari yang diharapkan

lebih indah dan memukau. Terima kasih Ya alloh🙂  

atas nikmat dan karunianya

@karimaberkarya

Comments on: "Cerita Sekolah BerTeknologi Tinggi" (4)

  1. aswar59engineer said:

    Reblogged this on aswar59engineer.

  2. Sebuah sekolah yang menarik sepertinya dilihat dari segi penerapan berbagai teknologi multimedia. Saya harap pengajaran di sekolah itu tidak terlalu mementingkan hal-hal yang bersifat duniawi semata. Saat ini saya sedang menekuni bidang teknologi itu sendiri. Saya melihat saat-saat mendatang teknologi akan sangat membantu kehidupan manusia entah itu untuk tujuan kebaikan atau keburukan. Saya merasa ada yang lebih penting daripada membuat suatu produk teknologi atau sekedar menggunakannya tapi saya belum sepenuhnya yakin apa hal itu. Saya harap di sekolah itu diajarkan hal-hal yang semacam itu.

    • fokus nya sih memang ke anak-anak Science tapi disini tiap mulai pelajaran selalu membaca al-quran dan ada mata pelajaran Tahfiz juga di Uas nya. ya! dunia dan akherat seimbanglah meski tidak kentara kalau dari luar.

      jadi lulusan Sma ini, kebanyakan sudah seperti ikhwan akhwat yang jaga hijabnya! senakal2nya murid kami,tidak akan senakal sekolah lain hehe😀 bersyukurlah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: