Hidup bukan sekedar kata,itu mengilhami dan menginspirasi semua orang

OBSERVASI (10 menit)
1. Nama Kegiatan : Penilaian Psikologis terhadap remaja yang sedang mengalami masalah
2. Tanggal : 13 Maret 2010
3. Waktu : 10 Menit
4. tempat : Di salman ITB (Parkir Mobil)

Penulis bersama rekan –rekan lain telah selesai sholat ashar bersama di mesjid Salman ITB. Kemudian kami berkumpul di secretariat karisma ITB. Penulis bersama rekan lainnya sedang mengadakan rapat. Di tengah rapat dua orang rekan kami datang, rekan satunya lagi sedang mencoba menghibur remaja tersebut yang sedang murung. Setelah beres rapat kami berencana akan pergi ke sebuah tempat untuk mengisi acara di sebuah mesjid di kompleks adik binaan.

Sebelum kami pergi, Penulis mengamati seorang remaja yang sedang mengalami masalah dengan rekan seorganisasinya , karena dia dimarahi oleh rekannya yang tidak bisa datang mengajar adik bimbelannya yang sudah menunggu karena lupa, sehingga remaja tersebut protes terhadap rekannya tersebut. Remaja itu sangat labil emosinya, bertipikal ceria , mudah bergaul , senang dengan anak kecil dan mudah menangis.

Kami berenam akan pergi ke suatu tempat, remaja tersebut masuk ke dalam mobil dengan ekspresi yang tidak ceria, dia mengeluarkan kata-kata kekesalannya pada seorang rekannya itu ditunjukan dengan gerakan tidak bisa diam, memukul-mukul sesuatu, menutup diri dengan bersembunyi di jok belakang mobil namun tetap berbicara kekesalan, mencoba menahan air mata namun tidak bisa ,sesekali dia mengusap air matanya, ekspresi wajahnya sangat muram dan down. Beberapa menit kemudian berdiam diri sejenak dan berkata ”rungsing..rungsing” temannya yang berada di mobil ada yang tenang saja mendengarkan ocehannya, ada yang perhatian pada remaja itu dengan berkata “kamu kenapa?” ,ada rekan yang berceloteh “katanya kamu ingin dewasa?” ,rekannya yang dibelakang ada yang mencoba menghibur dia dengan bernyanyi tapi tidak digubrisnya. Akhirnya teman-teman yang berada di mobil itu membiarkannya berbicara sendiri sampai dia tenang.

Beberapa menit kemudian , rekannya yang mengajak nyanyi India mulai mendapat perhatian . mereka membicarakan tentang film “My Name Is Khan” dan lagu india yang hits. akhirnya mereka bernyanyi bersama-sama sambil teriak di mobil. Beberapa rekan terganggu namun membiarkannya seperti itu karena memang sudah memahami karakter temannya yang unik tersebut. kami sibuk dengan pembicaraan masing-masing, dua orang di jok belakang sedang bernyanyi India, dua orang jok tengah sedang berbicara tentang rencana di masa depan, dan dua orang di jok depan sedang diskusi ringan.

Setelah remaja tersebut sudah mulai tenang emosinya, dia mulai ceria lagi dan tertawa bersama rekannya di jok belakang. Kemudian rekan yang lain mulai bertanya tentang permasalahan sebenarnya yang terjadi sehingga membuat dia menjadi murung. Akhirnya dia bercerita panjang lebar tentang kronologis yang terjadi, rekan-rekannya mendengarkan dengan seksama sambil diiringi bercanda tapi hal tersebut tidak diterima dan berkata”ahh, saya mau pundung tidak didengarkan!!” melihat hal itu rekannya berkata’ ye, kami bercanda kok.. ayo lanjutkan cerianya kembali?” akhirnya dia pun menurut dan melanjutkan ceritanya kembali dengan tersenyum . rekan- rekannya sangat memahami kepribadian remaja tersebut Karena sudah lama bersahabat dekat .

Faktor Penyebab
Remaja tersebut mengalami masalah dengan rekan organisasinya yang membuat pertengkaran kecil di hadapan adik bimbelannya. Sehingga remaja tersebut merasa malu dan akhirnya meluapkan emosinya dengan menangis.
Penilaian psikologis
Setelah ditanyakan pada temannya, psikologisnya sangat rentan emosinya di sebabkan oleh factor keluarga. Dalam silsilah keluarganya seharusnya dia adalah anak tunggal namun ternyata pada saat kelas 6 SD dia mempunyai adik laki-laki sehingga perhatian orangtua tidak lagi focus padanya . jarak umur antara adiknya itu sekitar 9 tahun. Dampaknya remaja tersebut mempunyai emosi yang labil , ingin mendapatkan perhatian. Terkadang dia menyadari sikapnya yang kekanak-kanakan terutama jika bermasalah dengan seorang teman yang baru di kenalnya namun teman barunya tersebut tidak mengetahui karakter asli remaja tersebut. sehingga menimbulkan ketimpangan social yang menyebabkan pertengkaran kecil .

Remaja tersebut sangat cepat sekali berubah emosinya, jika dia sedang ceria maka dia sangat cerewet ngobrol dan sangat suka bercanda. Ketika emosinya sedang turun karena sesuatu masalah maka ekspresi wajahnya muram , malah seperti mencari perhatian kepada orang lain.

Kesimpulan
Penulis mengamati remaja tersebut selama 10 menit , dengan bermacam-macam ekspresi emosi yang di tunjukan dalam rentang waktu yang dekat. Hal ini menimbulkan rasa penasaran lebih dalam memahami karakter kepribadian remaja tersebut yang unik karena sangat berbeda dari rekan sebayanya yang cenderung bisa lebih dewasa dalam menentukan sikap saat mengalami permasalahan.

Comments on: "Penilaian Psikologis terhadap remaja yang sedang mengalami masalah" (6)

  1. Kesimpulan
    Penulis mengamati remaja tersebut selama 10 menit , dengan bermacam-macam ekspresi emosi yang di tunjukan dalam rentang waktu yang dekat. Hal ini menimbulkan rasa penasaran lebih dalam memahami karakter kepribadian remaja tersebut yang unik karena sangat berbeda dari rekan sebayanya yang cenderung bisa lebih dewasa dalam menentukan sikap saat mengalami permasalahan….

    hhe. namanya juga remasa.,kompleksitas akan faktor2 yg berpengaruh sangat tinggi.,but nice posting at aLL😀

    • hheheh, khafidl sebenarnya ini tugas kuliah lho.. untuk metode penelitian ^_^ hhehe, iyah nieh ternyata tugasnya di tambah lagi jadi 30 menit observasi..

      persiapan skripsi tentunya!! cuma seru-seruan deh kebanyakan ini kata-kata pendapatku sendiri, kemarin saat ke depan buat presentasi kuliah. banyak masukan dari dosen. tapi semoga tulisanku bermanfaat

  2. kajian yang unik ma
    hehehe
    ini saya, rizki gf kaaffah

    sekalian ijin nge link ya?!
    nuhun:mrgreen:

  3. ADITYA EKA HERMAWAN said:

    mantaff…

  4. ada yg untuk dewasa ngk??🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: